Terlahir sebagai seorang cacat dengan banyak kekurangan...ternyata tidak menghalangi seorang Nick Vujicic untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi sekitarnya. Sempat depresi dan ingin bunuh diri diusia 8 tahun....namun kemudian dia sadar bahwa hidup harus dia syukuri...apapun keadaannya. Akhirnya perlahan namun pasti...dia menjadi seorang motivator hebat yang mendunia...dan berhasil memotivasi jutaan orang di seluruh dunia untuk terus meraih mimpi. Lebih lanjut mengenai kisah hidup seorang Nick Vujicic...simak artikel berikut yang saya terjemahkan dari wikipedia :

Nicholas James Vujicic (lahir 4 Desember 1982) adalah seorang pengkhotbah, seorang pembicara motivasi dan Direktur organisasi nirlaba LIfe Without Limbs. Lahir tanpa anggota badan karena gangguan Tetra-amelia langka, Vujicic harus hidup dengan kesulitan dan penderitaan sepanjang masa kecilnya.

Namun, ia berhasil melewati kesulitan ini dan, di usia tujuh belas tahun, mulai organisasi sendiri nirlaba Life Without Limbs. Setelah sekolah, Vujicic melanjutkan kuliah di universitas dan lulus dengan baik. Dari titik ini, ia mulai perjalanan sebagai seorang pembicara motivasi dan hidupnya menarik lebih banyak liputan media massa. Saat ini, dia secara teratur memberikan pidato tentang topik yang ia alami, seperti cacat, harapan, dan menemukan arti hidup.

Kehidupan awal
Anak pertama lahir dari sebuah keluarga Serbia , Nick Vujicic lahir di Brisbane, Australia dengan gangguan Tetra-amelia langka: tanpa kaki, hilang kedua lengan di tingkat bahu, dan tak berkaki tapi dengan dua kaki kecil, salah satu yang memiliki dua jari kaki. Awalnya, orangtuanya hancur. Vujicic adalah sehat.
Tumbuh
Hidupnya penuh dengan kesulitan dan kesulitan. Salah satunya yang dilarang oleh hukum negara bagian Victoria tidak boleh mengikuti sekolah utama karena cacat fisik, meskipun ia tidak mengalami gangguan mental. Sampai akhirnya, undang-undang tersebut berubah, dan Vujicic adalah salah satu siswa cacat pertama yang akan diintegrasikan ke sekolah mainstream

Ia belajar menulis dengan menggunakan dua jari-jari kaki di kaki kirinya,. Dan perangkat khusus yang meluncur ke jempol kaki yang dia gunakan untuk pegangan. Dia juga belajar menggunakan komputer dan mengetik menggunakan "tumit dan kaki" metode (seperti diperlihatkan dalam pidatonya), melemparkan bola tenis, main drum pedal, menyisir rambutnya, sikat gigi, menjawab telepon, mencukur dan mendapatkan dirinya segelas air (juga ditunjukkan dalam pidato).
Epiphany
Ditindas di sekolahnya, Vujicic tumbuh sangat tertekan, dan pada usia 8, mulai memikirkan bunuh diri. Pada usia 10 tahun, ia mencoba untuk menenggelamkan dirinya dalam 4 inci air, tapi tidak mati, dan justru dengan peristiwa itu tumbuhlah rasa cinta untuk orang tuanya. Setelah memohon pada Tuhan untuk tumbuh lengan dan kaki, Nick akhirnya mulai menyadari bahwa prestasi adalah inspirasi bagi banyak orang, dan mulai bersyukur kepada Tuhan karena hidup.

Sebuah titik balik penting dalam hidupnya adalah ketika ibunya menunjukkan artikel surat kabar tentang seorang pria dengan cacat berat. Ini membuka pikiran dia untuk menyadari bahwa ia bukan satu-satunya dengan perjuangan besar. Seiring berjalannya waktu Nick mulai menrima situasinya dan mencapai hal-hal yang lebih besar. Dalam tujuh kelas Nick terpilih kapten dari sekolah dan bekerja dengan dewan mahasiswa di sana pada berbagai acara penggalangan dana bagi badan amal lokal dan kampanye cacat. Ketika ia berumur tujuh belas tahun , ia mulai memberikan ceramah di kelompok doa nya, dan akhirnya mulai organisasi non-profit nya, Life Without Limbs.
Pada tahun 2005 Nick dinominasikan untuk "Young Australian of the Year" Award.

Karir
Nick lulus dari universitas pada usia 21 dengan dua jurusan Akuntansi dan Keuangan Perencanaan. Ia memulai perjalanannya sebagai seorang pembicara motivasi, fokus pada topik yang remaja saat ini ia hadapi. Dia juga berbicara di sektor korporasi, meskipun tujuannya adalah untuk menjadi seorang pembicara inspirasional internasional, baik di tempat Kristen dan non-Kristen. Ia secara rutin melakukan perjalanan internasional untuk berbicara dengan jemaat-jemaat Kristen, sekolah, dan rapat perusahaan. Dia telah berbicara kepada lebih dari tiga juta orang sejauh ini, di lebih dari 24 negara di lima benua (Afrika, Asia, Australia, Amerika Selatan, dan Amerika Utara).
Vujicic mempromosikan karyanya melalui acara televisi seperti The Oprah Winfrey Show dan juga dengan menulis. Buku pertamanya yang berjudul Hidup Tanpa Batas:. Inspirasi untuk ridiculously Good Life (Random House, 2010) DVD motivasi, Greater Life Purpose, tersedia di website Life Without Limbs.
Sebagian dari DVD difilmkan di tahun 2005, menampilkan film dokumenter singkat tentang kehidupan rumah nya, dan bagaimana ia melakukan hal-hal biasa tanpa anggota badan. Bagian kedua dari DVD difilmkan di gereja setempat di Brisbane, dan merupakan salah satu dari pidato pertama motivasi profesional. Sebuah DVD bagi kaum muda berjudul: No Arms, No Legs, No Worries: Pemuda Version pidato motivasi Nya dapat dilihat pada Website Speaker Biro Premiere. Vujicic saat ini tinggal di California.
Pertama kali wawancara televisi Vujicic pada 20/20 (ABC) dengan Bob Cummings disiarkan pada tanggal 28 Maret 2008.
Dia muncul dalam film pendek "The Circus Butterfly" yang memenangkan Doorpost Film Project's tahun 2009, dan penghargaan Film Pendek Terbaik di Method Fest Film Festival, di mana Vujicic juga dianugerahi Aktor Terbaik dalam film pendek. Butterfly Circus juga baru saja memenangkan Film Pendek Terbaik di Feel Good Film Festival di Hollywood pada tahun 2010.

Nicholas James Vujicic
Hanya tentang sebuah hati yang kesepian, mengais mencari bahagia. Bila malam tiba, anak laki-laki itu memandang langit, mencari-cari bintang di kanvas hitam... atau bila perlu purnama pun dinantinya. Bukan, bukan untuk menghadiahi mata dengan pandangan indah. Hanya mencari senyum dari bintang-bintang, atau bulan. Berbagi gelisah. Sayang, selalu berakhir dengan murung. Ia pun pergi tidur.
Kala pagi ia kembali memandang keluar. Bukan, bukan untuk menyuguhi mata dengan pandangan sejuk. Hanya menunggu mentari menyapanya. Sayang, bahkan si simbol kehangatan itu pun selalu enggan berbagi senyum dengannya.
Ia beralih pada barisan semut di dinding. Berharap satu semut membalikkan badan dan berkedip padanya. Sayang, mereka terlalu sibuk mengatur barisan agar terlihat santun. Berjejer rapih mengikuti pemimpin di depannya hingga membentuk sebuah garis lurus atau kurva melengkung. Dan sebisa mungkin menunjukkan kehangatan dengan bersalaman (atau berciuman ya?) dengan barisan lawan arahnya. Ya, begitulah... mereka selalu sibuk, entah untuk apa! Tak ada waktu untuk berbagi kedipan mata dengan sosok kesepian itu. Atau mungkin... semut pun tak melihatnya? Nama lengkapnya Nicholas James Vujicic, Anda bisa memanggilnya Nick Vujicic atau cukup Nick saja.Pagi di Melbourne, Australia, 4 Desember 1982, ia lahir. Sehat, hanya saja… tanpa lengan, tanpa kaki. Jangan tanyakan pada dokter mengapa bisa demikian, karena dokterpun tidak pernah bisa menemukan alasan medis yang tepat akan hal tersebut. Secara medis, penyakit aneh dengan ciri-ciri tidak adanya keempat lengan dan tungkai disebut sebagai tetra-amelia, merupakan bawaan gen dari orang tua (padahal keluarga Nick tidak punya riwayat tetra-amelia). Pada banyak kasus tetra-amelia biasanya paru-paru sulit berkembang sehingga berakibat kesulitan bernafas. Oleh karena itu, banyak bayi penderita tetra-amelia hanya dapat bertahan hidup sesaat setelah lahir. Namun tidak dengan Nick. Diagnosa dokter meyakinkan bahwa ia sungguh sehat.
Hukum di Australia tidak mengizinkan seorang penyandang cacat (fisik maupun mental) memasuki sekolah umum. Namun, ibu Nick tidak putus asa berjuang menentang hukum tersebut. Ia sangat ingin anaknya dapat berinteraksi dengan anak-anak normal lainnya di sekolah umum. Perjuangan ibunya tidak sia-sia, Nick kemudian menjadi murid penyandang cacat pertama yang bergabung dengan sekolah umum. Nick senang. Ia suka dengan sekolah barunya, maksudnya... ia senang bisa bersekolah di sana dan ia juga berusaha bersikap selayaknya murid-murid lain. Tapi tetap saja, hidup tak mudah bagi Nick. Ia harus mengalami penolakan, diejek, dianggap aneh, dan perlakuan negatif lainnya (Anda dapat membayangkan bagaimana sulitnya menjadi seseorang yang ’berbeda’ dengan lingkungan Anda). Beruntung ia memiliki orang tua yang terus mendukungnya. Nick mulai mengabaikan cemooh dari murid-murid lain dan mulai memberanikan diri untuk mengobrol dengan beberapa murid. Ia mulai mendapat teman-teman baru akibat usahanya itu. Beberapa teman mulia menyukai Nick, mereka menganggap Nick ternyata tidak berbeda dengan mereka.... terlepas dari penampilan luarnya.
Nick berjuang dengan kekurangannya. Ia merasa rendah diri dan kesepian. Ia pernah marah, tapi tak tahu harus menyalahkan siapa. Ia selalu diajarkan bahwa Tuhan itu baik, Tuhan sayang padanya.”Apa ini caraMu mencintaiku? Memberikan aku hidup tanpa tangan dan kaki... Bagaimana bisa? Ini menyakitkan! Aku benci menjadi seperti ini.” Nick tidak mengerti, kalau Tuhan sayang padanya, mengapa dia diciptakan tidak punya tangan dan kaki. Sekitar usia 10 tahun, ia hampir bunuh diri. Sudah kubilang bukan, hidupnya tidak mudah.
Setiap malam, anak laki-laki itu tak pernah lupa berlutut, memejamkan matanya dan mulai berseru, ”Tuhan... tolong tumbuhkan tangan dan kaki untukku. Amin.” Ia tidur dan keesokan harinya... tangan dan kaki yang ia minta tidak tumbuh. Sampai suatu hari ia tersenyum sendiri menyadari bahwa ia terlalu banyak berkhayal dengan minta tangan dan kaki tumbuh dari tubuhnya. Akhirnya ia mulai menerima keadaannya, bersyukur.... setidaknya ia masih bisa hidup. Nick harus berterimah kasih pada ibunya atas artikel koran yang ia bawakan untuk Nick, artikel yang mengubah pemahamannya akan hidupnya sendiri. Artikel itu membahas tentang seorang pria yang justru menggunakan keterbatasannya untuk memberi semangat dan inpirasi bagi orang lain. Nick lalu menemukan... itulah tujuan hidupnya.
“I believe in a God that can do all things, but if he chooses not to give me arms and legs, I know its for the better. And I may not understand it, but all I need to know is that He is going to carry me through, that there is a purpose for it. (Aku percaya Tuhan dapat melakukan segala hal, namun jika Ia memilih untuk tidak memberiku tangan dan kaki, aku tahu itu untuk kebaikanku. Dan mungkin saya tidak memahaminya, tapi yang kuperlukan adalah tahu bahwa Ia membawaku sejauh ini, ada tujuan dibalik itu.)” –Nick Vujicic–
Nick mulai menjadi pembicara (motivator) saat menginjak 17 tahun. Ia meraih gelar di 2 bidang keahlian, Accounting and Financial planning, pada usianya yang ke 21. Ia adalah penduduk Brisbane, Queensland. Tinggal bersama seekor anjing yang setia menemaninya. Kini ia menjadi investor pasar modal dan real estate, motivator dan Direktur ”Life Without Limbs”, sebuah organisasi non-profit yang didirikannya pada tahun 2005. Sebagai motivator, ia telah berkeliling dunia membagikan kisah hidupnya untuk membantu orang-orang melewati masa-masa sulit dalam hidup.
Ia telah mengunjungi lebih dari 2 juta orang di lebih dari 24 negara untuk itu, termasuk Indonesia di tahun 2006. Ia sering memotivasi orang-orang yang dalam kekurangan (tidak normal) untuk berjuang mendapatkan mimpi mereka. Ia juga sering berbicara mengenai pengharapan. Nick menyebut dirinya ’hugging machine’. Anda mungkin harus menonton videonya agar dapat mengerti mengapa sebutan itu untuknya. Di setiap kesempatan berbicara di seluruh dunia, Nick dengan sabar meladeni orang-orang yang rindu menemukan pengharapan dengan memeluk Nick. Ia juga telah mengeluarkan 2 DVD motivasi yang berjudul LifeWithout Limbs: Life’s Greater Purpose dan No Arms, No Legs, No Worries.
Nick sangat mandiri. Kesulitan hidup telah melahirkan sosok yang mandiri. Dan itu sangat membanggakan. Ia tahu caranya membersihkan dan merawat dirinya sendiri, seperti menggosok gigi (ingat, dia tidak punya tangan!), bercukur, dan menyisir rambut. Ia tahu caranya menyalahkan dan mematikan lampu. Ia tahu caranya membuka gagang pintu. Ia tahu caranya menggunakan komputer. Ia tahu caranya berenang, berselancar, main golf, tenis, mengetik 43 kata dalam semenit, ... Dan hebatnya, ia bukan hanya tahu, ia melakukan semua itu.Siapapun pasti akan menyukai Nick. Ia sangat ramah, menyenangkan, bersahabat, humoris, dan rendah hati. Ia selalu bersemangat dan bahagia. Nick juga sangat lincah. Di atas panggung ia tidak cuma berbicara, ia juga sering membuat orang-orang terperangah dengan memainkan kakinya. Kaki? Sebetulnya bukan kaki dalam arti sebenarnya, Nick punya semacam kaki kecil dengan dua jari di bagian bawah tubuhnya. ”Chicken drumstick” alias kaki ayam, begitulah ia menyebut kaki kecil kesayangannya itu. Dan dengan ’kaki ayam’nya itu ia bisa membuat orang-orang terpukau. Jika melihat sosok Nick yang seperti itu, mungkin kita tidak menyangka bahwa ia pernah melewati masa-masa hidup yang sangat sulit.
Di suatu kesempatan...
Di atas podium, di depan ribuan orang, Nick berdiri. Ada air mata menggenang di sudut mata pria 27 tahun dengan tinggi 3 kaki 3 inch (kira-kira setinggi anak umur 3 tahun) itu. Ia tersenyum bahagia mengingat dulu ia pernah mengatakan bahwa ia benci hidupnya, ... dan sekarang ia sangat suka hidupnya. Hidup tanpa tangan dan kaki sekaligus hidup yang menyentuh hidup jutaan orang lainnya.
*
Beberapa tahun yang lalu…
Aku suka bertanya. Aku sering bertanya. Tidak tidak…! Maksudku, penderitaan hidup membuatku jadi sering bertanya. Mempertanyakan hidup, mempertanyakan keadilan.
Tuhan punya telinga? Itu loh, sepasang alat pendengaran di sebelah kanan dan kiri kepala. Dia punya? Jika iya, lalu kenapa Dia tak mendengar saat aku berbisik di ’ruang persidangan’, ”Tuhan, tolong aku... nggak ada yang belain aku...”
Tuhan punya telinga? Dia punya? Jika ya, lalu kenapa Dia tak memperhatikan saat aku berseru, ”Tuhan, tolong bukakan ’pintu-pintu’ itu... mengapa semua ’pintu’ tertutup bagiku?”
Tuhan punya telinga? Dia punya? Jika ya, lalu kenapa Dia diam saat aku berteriak, ”Tuhan... aku sudah nggak sanggup menahan derita ini... Kau pikir aku sekuat apa?”
Jika sudah tak bisa lagi kutemukan harapan di dunia di mana aku tinggal, aku tertarik sekali untuk kost di bulan atau planet-planet terdekat lainnya di jagat raya ini. Sepertinya alien lebih pengertian dan menyenangkan daripada manusia. Setidaknya, aku belum pernah mendengar alien si biang gosip, alien si tukang serobot, alien si dengki, alien si tukang cari muka (hilang ke mana memangnya?), infotaiment alien, atau sinetron alien. Dan siapa tahu bisa bertetangga dengan Sailormoon. Menyenangkan sekali, bukan?
Hari-hariku berlalu cepat dan pertanyaan-pertanyaan yang tak kutemukan jawabannya di kolong langit: Mengapa ada orang yang beruntung dan mengapa ada yang kurang beruntung?, Mengapa ada orang yang limpah dengan kesempatan dan mengapa ada yang tidak? Kenapa orang yang tidak pernah berdoa justru bisa sukses? Kenapa orang yang tidak pernah mengandalkan Tuhan justru yang jadi kebanggaan, dan Mengapa -walau sudah berusaha jungkir balik dengan cerdas- sukses terlihat sangat sentimen denganku? Orang-orang di sekelilingku bilang bahwa aku tidak akan pernah sukses. Mereka bilang aku tidak akan mungkin jadi penulis.
Bulan-bulanku berlalu cepat. Bulan-bulan untuk mengerti bahwa menjalani hidup tak semudah yang kupikirkan. Waktu ku kecil, aku tak membayangkan hidup akan sesulit ini. Ketika aku menjadi seorang remaja, aku tak menyangka hidup yang akan kujalani tak semulus target-target dan rencana yang kubuat. Rasanya ingin makan kulit durian dan menelan kelereng lalu terjun ke sumur. Oh, hidup....
Sampai suatu sore di sebuah kelas...
Seseorang memberitahuku, ”Tuhan selalu punya telinga. Ya, Dia punya!” Seseorang itu bernama Nick Vujicic. Tentu dia tidak datang langsung ke kampusku dan menghampiriku di kelas, hahaha... itu terlalu berlebihan. Sore itu ada pemutaran video Nick Vujicic di kelasku. Aku lalu mencari tahu lebih banyak tentangnya. Dan itu mengubah hidupku selamanya.
Aku tak lagi suka bertanya. Aku tak lagi harus mempertanyakan hidup. Aku tak lagi harus mempertanyakan mengapa ada penderitaan. Aku tak lagi suka mempertanyakan ketidakadilan dalam hidup.
Nick memberiku inspirasi untuk bersyukur.
Nick memberiku inspirasi untuk tidak menyalahkan keadaan.
Nick memberiku inspirasi untuk tidak menyerah.
Nick memberiku inspirasi untuk memilih tidak mendengarkan kata-kata negatif dari orang lain, siapapun mereka. ”If the world thinks your not good enough, it’s a lie, you know. Get a second opinion. (Jika seisi dunia pikir Anda tidak cukup baik, itu bohong, Anda tahu. Miliki pendapat lain.)”– Nick Vujicic –
Nick memberiku inspirasi untuk membagikan hidupku untuk menolong orang lain melewati masa-masa sulit mereka yang juga sudah pernah kulewati. Tidak ada yang lebih membahagiakanku selain menerima respon dari orang-orang, respon atas tulisanku. Beberapa teman dan beberapa orang yang tak kukenal memberitahuku bahwa mereka sangat berterima kasih, mereka sedang tertekan menghadapi masalah, lalu mereka membaca tulisanku, dan menjadi semangat karenanya. Aku bisa melonjak kegirangan saat kotak pesan di emailku dipenuhi pesan-pesan dari orang-orang itu. Aku bahagia sekali. Bukan, bukan untuk kebanggaanku semata-mata... tapi aku bahagia karena akhirnya aku paham mengapa aku harus menderita... untuk menjadi inspirasi bagi mereka. Hal yang sama yang telah kudapat dari seorang Nick Vujicic, jutru lewat keterbatasannya dia telah menjadi inspirasi bagiku.
Dan inilah bagian yang paling aku suka, Nick memberiku insiprasi untuk menjalani hidup dengan penuh semangat dan keceriaan. Pendapat orang lain terhadap kita sangat bergantung dari pendapat kita tentang diri sendiri. Sikap Nick yang supel dan selalu bersemangat menunjukkan bahwa dia tidak menganggap dirinya aneh dan berbeda dari orang lain. Kalau sudah begitu, bagaimana mungkin orang lain bisa menganggap Nick aneh?!
Aku punya sebuah buku yang berisi daftar orang-orang yang sangat ingin kutemui di dunia ini. Dan nama di deretan teratas itu ialah Nick Vujicic. Nick adalah idolaku, sejak lama. Dua orang temanku pernah saling meledek ketika melihat kekurangan (cacat) Nick.
Yang satu berkata, ”Pacar kamu, tuh!” (sambil menunjuk Nick).
Yang seorang lagi membalas, ”Enak saja, itu cocoknya sama kamu!”
Semua langsung terdiam ketika aku dengan spontan berkata, ”Beruntung kalau bisa punya pacar seperti dia. Kalau kalian nggak mau, aku mau banget!” Bagiku Nick sangat luar biasa.
Ijinkan penderitaan hidupmu dipakai untuk menyentuh hidup orang lain.
”Never give up,” itulah motto hidup Nick. Aku takkan menyerah. Aku pasti bisa.
There's a hero if you look inside your heart
You don't have to be afraid of what you are
There's an answer if you reach into your soul
And the sorrow that you know will melt away
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fears aside
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And then you'll finally see the truth
That a hero lies in you
It's a long road when you face the world alone
No one reaches out a hand for you to hold
You can find love if you search within your self
And the empitiness you felt will disappear
Lord knows dreams are hard to follow
But don't let anyone tear them away
Hold on, there will be tomorrow
In time you'll find the way
By :Mariah Carey
Beberapa tahun yang lalu, ketika ibu saya berkunjung, ia mengajak saya untuk berbelanja bersamanya karena dia membutuhkan sebuah gaun yang baru.
Saya sebenarnya tidak suka pergi berbelanja bersama dengan oranglain, dan saya bukanlah orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami berangkat juga ke pusat perbelanjaan tersebut.
Kami mengunjungi setiap toko yang menyediakan gaunwanita, dan ibu saya mencoba gaun demi gaun dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya mulai lelah dan ibu saya mulai frustasi.
Akhirnya pada toko terakhir yang kami kunjungi, ibu saya mencoba satu stel gaun biru yang cantik terdiri dari tiga helai. Pada blusnya terdapat sejenis tali dibagian tepi lehernya, dan karena ketidaksabaran saya, maka untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu saya dalam ruang ganti pakaian, saya melihat bagaimana ia mencoba pakaian tersebut, dan dengan susah mencoba untuk mengikat talinya.
Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkanoleh penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya, seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya.
Saya berbalik pergi dan mencoba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sadari. Setelah saya mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk ke kamar ganti untuk mengikatkan tali gaun tersebut.
Pakaian ini begitu indah, dan dia membelinya. Perjalanan belanja kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan tidak dapat terlupakan dari ingatan saya. Sepanjang sisa hari itu, pikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam ruang ganti pakaian tersebut dan terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengikat tali blusnya.
Kedua tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi saya, memandikan saya, memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang paling membekas dalam hati saya.
Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu saya, mengambil tangannya, menciumnya ... dan yang membuatnya terkejut, memberitahukannya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan mata baru, betapa bernilai dan berharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu.
Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri.
Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ibu...
Source :kaskus.us
Ini adalah satu dari sekian banyak kisah nyata tentang pengorbanan seorang Ibu, cerita ini terjadi di Jepang beberapa waktu lalu, ketika gempa bumi dan terjangan tsunami meluluhlantakkan negara tersebut.
Ketika gempa bumi sudah mereda, ketika tim SAR telah mencapai puing-puing bangunan rumah ibu muda tersebut, mereka melihat sesosok tubuh seorang perempuan diantara puing-puing tersebut, tetapi posisi tubuhnya sangat aneh. Dia bersimpuh layaknya orang bersujud, tubuhnya condong ke depan dan kedua tangannya seperti disangga oleh sebuah benda. Rumah yang rubuh itu telah menimpa kepala dan juga punggungnya.
Dengan penuh kesulitan, kepala tim SAR meletakkan tangannya melalui celah kecil dinding untuk menggapai tubuh wanita tersebut. Dia berharap wanita tersebut masih hidup. Tapi tubuh yang telah dingin serta kaku tersebut mematahkan keyakinannya. Dia telah meninggal.
Dia, dan juga timnya yang lain, meninggalkan rumah tersebut dan akan mencari korban dari puing-puing bangunan yang lain, tetapi karena beberapa alasan dan dorongan batin entah dari mana, ketua tim SAR tersebut tergerak untuk kembali menelusuri sisa rumah wanita tersebut. Lagi-lagi, dia berlutut dan meletakkan tangannya di ruangan kecil dibawah mayat wanita malang tersebut, tiba-tiba dia berteriak kegirangan.
"Ada anak! Lihat! Ada anak dibawah sini!". Keseluruhan tim SAR bergegas membantu, dengan hati-hati mereka membersihkan puing-puing disekitar wanita tersebut, ada seorang bayi (yang kurang lebih berumur 3 bulan) terbungkus disebuah selimut bermotif bunga-bunga dibawah mayat ibu tersebut. Tentu saja, wanita tersebut telah melakukan pengorbanan luar biasa untuk menyelamatkan anaknya. Bayi mungil tersebut masih tertidur ketika ditemukan ketika ketua tim SAR menemukannya.
Tim medis segera memeriksa bayi tersebut, setelah mereka membuka lembaran selimut tersebut mereka melihat sebuah handphone didalamnya, terdapat sebuah pesan teks yang ada di layarnya yang berbunyi, "Jika kamu selamat, ingatlah, Ibu mencintaimu."
Handphone tersebut beredar dari satu orang ke yang lainnya, semua yang membaca pesan tersebut bersimpuh dan menitikkan air matanya, "Jika kamu selamat, ingatlah, Ibu mencintaimu." Sebegitu besarnya cinta seorang ibu kepada anaknya!
Source :kaskus.us
Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada
dirinya,menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung
pada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.
Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.
Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil,
tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.
Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
Ayah selalu tepat janji!
Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun
ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.
Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama
bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin kamu
main kereta api itu.
Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain
dengan teman-teman mereka karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil
mereka.
Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil
(mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa
meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung
di atas air setelah ia melepaskanya.
Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu
mencarinya.
Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia
tampak lucu dan menyayangi.
Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis....jadi dia
menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak
kepala *_~
Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih,
agar kau bisa "melihat" para malaikat bergelantungan di sana dan agar
kau selalu bisa mengenalinya.
Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR matematika
terbaru.
Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup
Ayah benar-benar senang membantu seseorang... tapi ia sukar meminta
bantuan.
Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia
merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.
Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah.
Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia
sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan
rumit itu.
Dan hasilnya?... .mmmmhhh..." tidak terlalu mengecewakan" ^_~
Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang
dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill. *_~
Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia
bisa belajar dengan cepat.
Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan
malam...walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.
Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk
membuatmu senang tapi tidak takut.
Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu
dibahunya, ketika pawai lewat.
Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan
tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau
memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan
rasa tidak setujunya.
Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal
menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu
di hari pertama masuk sekolah
AYAH ITU MURAH HATI.....
Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang
kamu butuhkan.... .
Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya. ....
Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, dan ia akan
menghabiskannya kalau kamu tidak suka.....
Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin
bicara...
Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap
semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa
banyak kerutan di dahinya....
Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk menghentikan
kebiasaan merokoknya.. ..
Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya
disekeliling beban itu....
Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu"
Ketika ia ingin berkata ,,tidak"
Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika
anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin
Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya
kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu
sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"
Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan
sesuatu persis seperti caranya....
Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....
Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau
meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak
akan pernah bisa melepaskannya.
Ayah mengira seratus adalah tip..
Seribu adalah uang saku..
Gaji pertamamu terlalu besar untuknya...
Ayah tidak suka meneteskan air mata ....
ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama
kalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya
(ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)
ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa
takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...
tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang
malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar
selama hampir satu bulan.
Kalau tidak salah ayah pernah berkata :" kalau kau ingin mendapatkan
pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar
apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai
besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau ingin
mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang
Menciptakannya"
Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: ,,jadilah lebih kuat
dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang
lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan
cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu"
Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :" jangan cengeng
meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari
terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa
melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau
gantikan posisi Ayah di hatimu"
Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik
daripada kamu dulu....
Ayah bisa membuatmu percaya diri...
karena ia percaya padamu...
Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba
melakukan yang terbaik....
Dan terpenting adalah...
Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan
membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena
diapun mencintaimu karena cintaNya.
Banyaknya kendaraan disekeliling suatu kota dapat membuktikan bahwa kota tersebut adalah kota yang sangat ramai dan padat penduduknya.Disebuah rumah sederhana yang berlapiskan warna putih dan dihiasi berbagai macam bunga-bunga yang bermekaran,seorang lelaki duduk termenung menatap langit biru.Langit yang merupakan tempat untuk mencurahkan seluruh keluh kesah dan penderitaannya. Jason,seorang lelaki yang meratapi kisah hidupnya yang begitu sulit untuk dihadapinya.Tanpa terasa,hatinya t’lah merasakan pahitnya arti kehidupan.Hanya nyanyianlah yang dapat menghiburnya.
“Kuberjalan terus tanpa henti tetapi dia pun kini telah pergi dari kehidupanku.Yang merupakan salah satu dari jiwaku.Ku hanya bisa berdoa ditengah dinginnya dunia.Kuberdoa untuk dia yang kurindukan. Dan hanya ini yang dapat terucap dari mulutku: “were be nice…to hold you…were be nice…to take you hope”. Pengharapan yang terbesar dari diriku adalah jangan pernah lupakan aku.Dan jangan hilangkan diriku.Serta jangan pergi dari diriku.”
“Karena kau seperti nyanyian dalam hatiku,yang memanggil rindu kepadamu.Kau seperti udara yang kuhela. Karena kau selalu ada.Dan karena hatiku ada untuk dirimu,memberikan semua yang terindah. Karna kasih suciku hanya untukmu yang takkan pernah hilang dan takkan pernah bisa sirna.”
“Aku ingin menjadi,mimpi indah dalam tidurmu.Aku ingin menjadi sesuatu yang mungkin bisa kau sentuh. Tanpamu seiringnya waktu melangkahi hati.Bayangmu seakan-akan membayangi hari-hariku…….”
Itu merupakan serpihan hati yang terus dirasakan olehnya dan akan dibawanya sampai mati.Untuk memendam rasa ini sendirian.Karena dia tak bisa melupakan wanita impiannya.Hal itu diungkapkan oleh Jason karena kasihnya terhadap seorang wanita yang tidak tercapai sampai saat ini.Lelaki itu sangat mengharapkan agar mereka berdua bisa bersama kembali seperti dulu.
Ketika bunga tak bermekar lagi dan dunia tak mungkin berputar lagi.Saat cintanya telah membakar hatinya.Dan diapun tahu betapa dia mengasihi wanita itu.Betapa dia menginginkan wanita itu untuk bertemu.
Tak mudah untuknya melewati rintangan yang silih berganti dikehidupannya. Sebab dia berharap bahwa wanita itu masih ada disini.Dia akan menghadapi semuanya itu dengan menggenggam perasaannya itu. Karena mereka adalah teman sejati dan teman sehati yang telah terjalin sejak masih kecil. Dia ingin menunjukan pada dunia suatu arti dari seorang sahabat.
Jason berusaha tegar dalam menjalani kepahitan hidupnya.Dengan penuh semangat dia menggenggam sejumlah harapan ditangannya dalam kehidupan ini.Senyum manis dipersembahkannya. Untuk menggapai indah impian yang bukan hanya diawan. Karena disinilah tempatnya berbagi ceria. Lelaki itu ingin mewarnai dunia bersama dengan wanita itu.Seperti tangga nada yang berbunyi do…re…mi, re…mi…fa, mi…fa…sol, fa…sol…la…si…do.Begitu juga kehidupannya didunia ini.Semakin lama tantangan yang dihadapinya semakin besar.Tetapi dia ingin berikan yang terbaik untuk semua dalam kehidupannya ini.
Dengan berlari mengejar mentari. Dan dengan harapan meraih sejuta impiannya itu. Menitih hari esok dengan satu yang pasti. Dia mencoba melangkah hari dengan senyum.Dia ingin menjadi yang terbaik bagi wanita itu. Bersama cahaya bintang untuk menuju secercah terang didunia ini.Dan menggapai satu bkesempatan untuk meraih harapan.
Karena wanita itu begitu sempurna.Dimatanya wanita itu begitu indah.Karena wanita itu telah membuat hidupnya dengan harapan untuk selalu menunggunya.Disetiap langkahnya,dia selalu memikirkan diri wanita itu.Tak bisa dibayangkannya hidupnya tanpa kasih wanita itu.Dan Jasonpun berkata “Janganlah kau tinggalkan diriku, takkan mampu kumenghadapi semua”.Karena hanya bersamanya barulah lelaki itu akan bisa.Karena dia menganggap wanita itu sebagai darah, jantung dan hidupnya. Dan hanya satu kalimat yang terucap dari bibirnya
"HANYA ENGKAULAH KESEMPURNAAN YANG PERNAH TERLIHAT OLEH KEDUA BOLA MATAKU."
Namun,dia tahu bahwa “badai pasti berlalu”,seiring dengan berputarnya bumi. Ada yang pasti kecewa, ada yang pasti terluka. Karena memang kasihnya tak sepenuhnya.Mungkin dia yang akan terluka dan kecewa.Karena kasih ini menyakitkan.
Tetapi apa daya, lelaki itu tidak bisa berdiri sendiri dalam kesusahan itu.Karena terkadang hidupnya itu memiluhkan. Dan dia hanya bisa memiliki satu tempat untuk melihat wanita itu,yaitu “dibalik awan”. Dan itu juga merupakan tempatnya untuk menahan masalah yang silih berganti.
Hatinya seperti langit yang menjadi gelap berkelabu. Yang menyelimuti hatinya dan mengubah seluruh hidupnya. Diapun bertanya dalam hatinya : “Mengapa semua jadi begini,perpisahan yang terjadi diantara kita berdua”. Dan lelaki itu hanya meletakan pengharapan itu dihatinya sendiri,dan dia hanya menanti sebuah keajaiaban. Yang membuat mereka berdua bisa bersama-sama kembali.
Tetapi tak putus-putusnya pengharapan lelaki itu. Selama hidupnya dia selalu berpikir mengenai saat terindah, saat bersama wanita ini.Begitu lelapnya lelaki itu pun terbuai. Sebenarnya lelaki itu t’lah berharap.Untuk berbagi kasih dengan wanita itu selamanya.Dan diapun berkata kembali “Segenap hatiku luluh lantah,mengiringi dukaku dan kehilangan dirimu”.Tetapi,sesungguhnya lelaki itu tidak mampu untuk meleggar kepedihan hatinya untuk merelakan kepergian wanita pujaannya itu.
Karena sulitnya rintangan yang menghadang didepan,lelaki itupun berkata : “Tidurlah,selamat malam, lupakan sajalah aku dan mimpilah dalam tidurmu bersama bintang.Tetapi hal itu hanya sementara saja.Hari berganti hari,bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun.Dan lelaki itu tidak dapat melupakan wanita itu.Dan akhirnya dia memutuskan untuk berusaha menemui wanita itu meskipun hanya dalam mimpi.
“Bersamamu kulewati lebih dari seribu malam, bersamamu yang kumau namun kenyataannya tak sejalan.Tuhan bila masih ku diberi kesempatan,izinkan aku untuk mencintanya.Namun bila waktuku telah habis dengannya.Biar cinta hidup s’kali ini saja.”Ucapan itulah yang keluar dari mulut lelaki itu pada saat dia termenung dan berharap untuk bertemu dengan wanita pujaannya itu.Meskipun itu hanya harapan,tetapi harapan itulah yang membuat lelaki itu dapat hidup sampai sekarang ini.
Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang TUHAN.
Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya kalau TUHAN itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ?” tanya si konsumen.
“Begini, coba kamu perhatikan di depan sana, di jalanan…. untuk menyadari bahwa TUHAN itu tidak ada”.
“Katakan kepadaku, jika TUHAN itu ada. Adakah yang sakit? Adakah anak-anak terlantar? Adakah yang hidupnya susah?” .
“Jika TUHAN ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan”.
“Saya tidak dapat membayangkan TUHAN Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi”.
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon apa yang dikatakan si tukang cukur tadi, karena dia tidak ingin terlibat adu pendapat.
Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.
Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (Jawa : mlungker-mlungker – Red), kotor dan brewok, tidak pernah dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.
Si konsumen balik ke tempat tukang cukur tadi dan berkata :
“Kamu tahu, sebenarnya di dunia ini TIDAK ADA TUKANG CUKUR..!”
Si tukang cukur tidak terima, dia bertanya : “Kamu kok bisa bilang begitu?”.
“Saya tukang cukur dan saya ada di sini. Dan barusan saya mencukurmu!”
“Tidak!” elak si konsumen.
“Tukang cukur itu TIDAK ADA! Sebab jika tukang cukur itu ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana”, si konsumen menambahkan.
“Ah tidak, tapi tukang cukur itu tetap ada!”, sanggah si tukang cukur.
“Apa yang kamu lihat itu adalah SALAH MEREKA SENDIRI, mengapa mereka tidak datang kepada saya untuk mencukur dan merapikan rambutnya?”, jawab si tukang cukur membela diri.
“COCOK, SAYA SETUJU..!” kata si konsumen.
“Itulah point utamanya!.. Sama dengan TUHAN.
“Maksud kamu bagaimana?”, tanya si tukang cukur tidak mengerti.
Sebenarnya TUHAN ITU ADA ! Tapi apa yang terjadi sekarang ini.?
Mengapa orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU mencari-NYA..?
Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”
Si tukang cukur terbengong!!!! Dalam hati dia berkata : “Benar juga apa kata dia..mengapa aku tidak mau datang kepada TUHANKU, untuk beribadah dan berdoa, memohon agar dihindarkan dari segala kesusahan dalam hidup ini






